Editorial Policies

Focus and Scope

Kacanegara sebagai jurnal untuk pelaksanaan pengabdian pada masyarakat memiliki fokus dan cakupan pada bidang pengabdian :

  1. Program Kemitraan Masyarakat
  2. Program Pengembangan Kewirausahaan
  3. Program Pengembangan Produk Ekspor
  4. Program Pengembangan Usaha Produk Intelektual Kampus
  5. Program Hi-Link
  6. Program Kemitraan Wilayah
  7. Program Kemitraan Wilayah antara PT-CSR atau PT-Pemda-CSR
  8. KKN Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat
  9. Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah
  10. Program Pengembangan Desa Mitra

 

Section Policies

Articles

Checked Open Submissions Checked Indexed Checked Peer Reviewed

Program Kemitraan Masyarakat

Checked Open Submissions Checked Indexed Checked Peer Reviewed

Program Pengembangan Kewirausahaan

Checked Open Submissions Checked Indexed Checked Peer Reviewed

Program Pengembangan Produk Ekspor

Checked Open Submissions Checked Indexed Checked Peer Reviewed

Program Pengembangan Usaha Produk Intelektual Kampus

Checked Open Submissions Checked Indexed Checked Peer Reviewed

Program Hi-Link

Checked Open Submissions Checked Indexed Checked Peer Reviewed

Program Kemitraan Wilayah

Checked Open Submissions Checked Indexed Checked Peer Reviewed

Program Kemitraan Wilayah antara PT-CSR atau PT-Pemda-CSR

Checked Open Submissions Checked Indexed Checked Peer Reviewed

KKN Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat

Checked Open Submissions Checked Indexed Checked Peer Reviewed

Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah

Checked Open Submissions Checked Indexed Checked Peer Reviewed

Program Pengembangan Desa Mitra

Checked Open Submissions Checked Indexed Checked Peer Reviewed

Pendidikan dan Pelatihan untuk Masyarakat

Checked Open Submissions Checked Indexed Checked Peer Reviewed
 

Peer Review Process

Setiap artikel yang dikirimkan di Kacanagera akan melalui tahapan review editing atau tata tulis oleh Tim Editor. Setelah tata tulis sudah benar sesuai dengan template Kacanegara yang berlaku, selanjutnya masuk dalam tahapan review oleh reviewer. Jika review menyatakan layak untuk diterbitkan, maka artikel tersebut akan diterbitkan secara online dan offline (cetak). Batasan maksimum pengiriman artikel yang akan diterbitkan pada bulan Januari adalah pada tanggal 15 Desember, sedangkan batasan untuk terbitanĀ  bulan Juli pada tanggal 15 Juni.

 

Open Access Policy

Kacanegara Jurnal Pengabdian pada Masyarakat yang diterbitkan oleh Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto dapatĀ  diakses gratis untuk semua pengguna di seluruh dunia dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. Menyediakan akses terbuka langsung ke kontennya dengan prinsip bahwa membuat penelitian tersedia secara bebas untuk publik mendukung pertukaran pengetahuan global yang lebih besar.
  2. Memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta dan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
  3. Menyimpan konten dengan program pelestarian atau pengarsipan digital jangka panjang.
  4. Menggunakan DOI sebagai pengidentifikasi permanen.
  5. Menyematkan informasi lisensi CC yang dapat dibaca mesin dalam artikel.
  6. Memungkinkan penggunaan kembali dan pencampuran konten yang banyak, sesuai dengan lisensi CC BY.

 

Publication Ethics

Etika Publikasi

Kacanegara Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat adalah jurnal peer-review. Jurnal ini mengikuti pedoman dari Committee on Publication Ethics (COPE) yang menghadapi semua aspek etika publikasi dan, khususnya, bagaimana menangani kasus-kasus penelitian dan pelanggaran publikasi.

Pernyataan ini menjelaskan perilaku etis dari semua pihak yang terlibat dalam tindakan penerbitan artikel dalam Kacanegara Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, termasuk penulis, editor, dan pengulas

Etika Penulis

  1. Pelaporan Standars: Penulis laporan penelitian asli harus menyajikan laporan yang akurat tentang pekerjaan yang dilakukan dan diskusi objektif tentang signifikansinya. Data yang mendasarinya harus diwakili secara akurat di surat kabar. Sebuah makalah harus berisi detail dan referensi yang cukup untuk memungkinkan orang lain mereplikasi karya tersebut. Penipuan yang menipu atau sengaja tidak akurat adalah perilaku yang tidak etis dan tidak dapat diterima.
  2. Akses dan Retensi Data: Penulis diminta untuk memberikan data mentah mengenai makalah untuk tinjauan editorial, dan harus siap untuk memberikan akses publik ke data (konsisten dengan Pernyataan ALPSP-STM tentang Data dan Database), jika mungkin, dan dalam case siap untuk menjaga data untuk waktu yang wajar setelah publikasi.
  3. Orisinalitas dan Plagiarisme: Penulis harus memastikan bahwa mereka telah menulis karya yang sepenuhnya asli, dan jika penulis telah menggunakan karya dan / atau kata-kata orang lain yang telah dikutip atau dikutip dengan tepat.
  4. Publikasi Ganda, Berlebihan, atau Bersamaan: Seorang penulis pada umumnya tidak dapat menerbitkan sebuah naskah yang pada dasarnya menjelaskan penelitian yang sama di lebih dari satu jurnal atau publikasi besar. Mengirimkan teks yang sama ke lebih dari satu jurnal secara bersamaan adalah perilaku penerbitan yang tidak etis dan tidak dapat diterima.
  5. Pengakuan Sumber: Pengakuan yang tepat atas karya orang lain harus selalu diberikan. Penulis harus mengutip publikasi yang memiliki pengaruh dalam menentukan sifat pekerjaan yang dilaporkan.
  6. Karangan Makalah: Esai harus terbatas pada mereka yang telah memberikan kontribusi signifikan terhadap konsepsi, desain, implementasi atau interpretasi penelitian yang dilaporkan. Semua orang yang telah memberikan kontribusi signifikan harus terdaftar sebagai penulis bersama. Di mana ada orang lain yang telah berpartisipasi dalam aspek substantif tertentu dari proyek penelitian, mereka harus diakui atau terdaftar sebagai kontributor. Penulis yang sesuai harus memastikan bahwa semua penulis bersama yang sesuai dan tidak ada penulis bersama tidak pantas di atas kertas, dan bahwa semua penulis bersama telah melihat dan menyetujui versi final dari makalah ini dan telah menyetujui pengajuan untuk publikasi.
  7. Transparansi dan Benturan Kepentingan: Semua penulis harus mengungkapkan dalam teks mereka setiap konflik keuangan atau konflik substantif lainnya yang mungkin ditafsirkan untuk mempengaruhi hasil atau interpretasi teks mereka. Semua sumber dukungan keuangan untuk proyek harus diungkapkan.
  8. Kesalahan mendasar dalam karya yang diterbitkan: Ketika seorang penulis menemukan kesalahan atau ketidakakuratan yang signifikan dalam karya yang diterbitkannya, adalah kewajiban penulis untuk segera memberi tahu editor jurnal atau penerbit dan bekerja dengan editor untuk menarik atau memperbaiki kertas.
  9. Bahaya dan Subjek Manusia atau Hewan: Jika pekerjaan melibatkan bahan kimia, prosedur atau peralatan yang memiliki bahaya yang tidak biasa yang melekat dalam penggunaannya, penulis harus secara jelas mengidentifikasi hal ini dalam naskah.
Etika Editor
  1. Fair Play: Editor setiap saat mengevaluasi naskah untuk konten intelektual mereka tanpa memandang ras, jenis kelamin, orientasi seksual, kepercayaan agama, asal etnis, kebangsaan, atau filosofi politik penulis.
  2. Kerahasiaan: Setiap editor dan staf editorial tidak boleh mengungkapkan informasi apa pun tentang teks yang dikirim kepada siapa pun selain penulis, peninjau, peninjau potensial, penasihat editorial lain, dan penerbit yang sesuai, sebagaimana diperlukan.
  3. Keterbukaan dan Konflik Kepentingan: Materi yang tidak dipublikasikan yang diungkapkan dalam teks yang dikirimkan tidak boleh digunakan dalam penelitian editor sendiri tanpa persetujuan tertulis dari penulis.
  4. Keputusan Publikasi: Jurnal editorial bertanggung jawab untuk memutuskan artikel mana yang diserahkan ke jurnal yang harus dipublikasikan. Validasi karya yang dipertanyakan dan minat mereka untuk peneliti dan pembaca harus selalu mendorong keputusan seperti itu. Para editor dapat dipandu oleh kebijakan dewan editorial jurnal dan dibatasi oleh persyaratan hukum seperti yang berlaku saat ini mengenai pencemaran nama baik, pelanggaran hak cipta, dan plagiarisme. Editor dapat bernegosiasi dengan editor atau pengulas lain dalam membuat keputusan ini.
  5. Tinjauan Naskah: Editor harus memastikan bahwa setiap naskah awalnya dievaluasi oleh editor untuk orisinalitas. Editor harus mengatur dan menggunakan peer review secara adil dan bijaksana. Editor harus menjelaskan proses peer review mereka dalam informasi untuk penulis dan juga menunjukkan bagian jurnal mana yang ditinjau oleh rekan kerja. Editor harus menggunakan peer reviewer yang tepat untuk makalah yang dipertimbangkan untuk publikasi dengan memilih orang-orang dengan keahlian yang memadai dan menghindari mereka yang memiliki konflik kepentingan
Etika Reviewer
  1. Kontribusi terhadap Keputusan Editorial: Tinjauan sejawat membantu editor dalam membuat keputusan editorial dan melalui komunikasi editorial dengan penulis juga dapat membantu penulis dalam memperbaiki makalah.
  2. Promptness: Setiap wasit terpilih yang merasa tidak memenuhi syarat untuk meninjau penelitian yang dilaporkan dalam sebuah naskah atau mengetahui bahwa tinjauan langsungnya tidak mungkin dilakukan harus memberi tahu editor dan minta izin dari proses peninjauan
  3. Standar Objektivitas: Tinjauan harus dilakukan secara objektif. Kritik pribadi terhadap penulis tidak pantas. Wasit harus mengekspresikan pandangan mereka dengan jelas dengan argumen yang mendukung.
  4. Kerahasiaan: Setiap naskah yang diterima untuk ditinjau harus diperlakukan sebagai dokumen rahasia. Mereka tidak boleh ditunjukkan atau didiskusikan dengan orang lain kecuali sebagaimana diizinkan oleh editor.
  5. Pengungkapan dan Konflik Kepentingan: Informasi atau ide yang diperoleh secara istimewa yang diperoleh melalui peer review harus dijaga kerahasiaannya dan tidak digunakan untuk keuntungan pribadi. Peninjau tidak boleh mempertimbangkan naskah di mana mereka memiliki konflik kepentingan yang timbul dari persaingan, kolaborasi, atau hubungan atau koneksi lain dengan penulis, perusahaan, atau lembaga mana pun yang terhubung dengan makalah.
  6. Pengakuan Sumber: Peninjau harus mengidentifikasi karya yang diterbitkan relevan yang belum dikutip oleh penulis. Setiap pernyataan bahwa pengamatan, derivasi, atau argumen telah dilaporkan sebelumnya harus disertai dengan kutipan yang relevan. Peninjau juga harus meminta perhatian editor tentang kesamaan substansial atau tumpang tindih antara naskah yang sedang dipertimbangkan dan setiap makalah lain yang diterbitkan yang memiliki pengetahuan pribadi.