STUDI EKSPERIMEN ALAT DESTILASI TENAGA SURYA DI KELURAHAN WAY HUWI

Ahmad Fikri Ramadhan, Lathifa Putri Afisna, Ajeng Maharani, Nabila Ramadhanty, Rabin Isak, Wulan Ningsih

Submitted : 2022-06-09, Published : 2022-07-01.

Abstract

Destilasi merupakan salah satu proses pengolahan air keruh menjadi air bersih. Pada prinsipnya penyulingan merupakan cara sederhana untuk mendapatkan air bersih melalui proses penyulingan air kotor. Dalam proses distilasi, terdapat proses perpindahan panas, penguapan, dan kondensasi. Pada percobaan ini akan membuat alat destilasi air sederhana dengan menggunakan alat dan bahan yang terbuat dari stainless steel, styrofoam 2, aluminium foil, lakban hitam, lakban bening, kaca 28x34 cm. (tebal 3 mm), tipe ganda, gunting, pemotong, penggaris, dan air keruh. Hasil pengujian diperoleh dengan cara mengumpulkan data dengan cara mengkompromikan alat destilasi yang sudah berisi baskom stainless steel berisi air keruh di Desa Way Huwi.Kemudian udara ditempatkan di bawah sinar matahari. Pengambilan data suhu dan volume dilakukan mulai pukul 08.00 s/d 17.00 WIB. Dari data percobaan dapat diketahui bahwa efisiensi alat pada volume 1000 ml adalah 13,2%, pada volume 500 ml memiliki efisiensi 10,8%, dan pada volume 300 ml memiliki efisiensi. sebesar 10,3%. Kemudian ketebalan kaca yang digunakan sebagai penutup juga mempengaruhi efisiensi alat distilasi udara, dan ketebalan kaca yang efisien adalah 3 mm. Untuk mendapatkan data yang baik yang diperlukan sinar matahari yang terik. Semakin panas sinar matahari yang mengenai alat destilasi udara maka semakin cepat proses penguapan dan semakin banyak volume udara suling.Kemudian ketebalan kaca yang digunakan sebagai penutup juga mempengaruhi efisiensi alat distilasi udara, dan ketebalan kaca yang efisien adalah 3 mm. Untuk mendapatkan data yang baik yang diperlukan sinar matahari yang terik. Semakin panas sinar matahari yang mengenai alat destilasi udara maka semakin cepat proses penguapan dan semakin banyak volume udara suling. Kemudian ketebalan kaca yang digunakan sebagai penutup juga mempengaruhi efisiensi alat distilasi udara, dan ketebalan kaca yang efisien adalah 3 mm. Untuk mendapatkan data yang baik yang diperlukan sinar matahari yang terik. Semakin panas sinar matahari yang mengenai alat destilasi udara maka semakin cepat proses penguapan dan semakin banyak volume udara suling. 

Keywords

distillation; condensation; evaporation; radiation; temperature; volume

Full Text:

PDF

References

Ambarwati, R. D. (2014). Manfaat air bagi kehidupan manusia. Artikel Lingkungan Hidup, 4(2), 16.

Mawardi. (2014). Air Dan Masa Depan Kehidupan. Tarjih: Jurnal Tarjih Dan Pengembangan Pemikiran Islam, 12(1), 131141.

Safitri, R., 2020. Ketahui Standar Baku Air Bersih di Rumah Anda Adika Tirta Daya. [online] Adika Tirta Daya. Available at: https://adikatirtadaya.co.id/ketahu-standar-baku-air-bersih-di-rumah-anda/

I Gede Yogi Dewantara, Budhi Muliawan Suyitno, I Gede Eka Lesmana. 2018. Desalinasi Air Laut Berbasis Energi Surya Sebagai Alternatif Penyediaan Air Bersih. Universitas Pancasila. Jurnal Teknik Mesin (JTM): Vol. 07, No. 1, Februari 2018.

Ketut Astawa, Made Sucipta, I Putu Gede Artha Negara. 2011. Analisa Performansi Destilasi Air Laut Tenaga Surya Menggunakan Penyerap Radiasi Surya Tipe Bergelombang Berbahan Dasar Beton. Fakultas Teknik Universitas Udayana. Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 5 No.1. April 2011 (7-13).

Abdullah, Sugeng. 2005. Pemanfaatan Destilator Tenaga Surya (Solar Energy) Untuk Memproduksi Air Tawar Dari Air Laut. Laporan Penelitian Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

Walangare. K.B.A., Lumenta. A.S.M., Wuwung. J.O., dan Sugiarso. B.A., 2013, Rancang Bangun Alat Konversi Air Laut Menjadi Air Minum Dengan Proses Destilasi Sederhana Menggunakan Pemanas Elektrik, Jurusan Teknik Elektro-FT. UNSRAT, Manado. e-Jurnal Teknik Elektro dan Komputer 2013 : 1-3.

Duffie John A., William A. Beckman. 2013. Solar Engineering of Thermal Processes 4th. John Wiley & Sons.

Article Metrics

Abstract view: 21 times
Download     : 6   times

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.