Tipe fluida hidrotermal sepanjang manifestasi panas bumi di daerah Ungaran dan sekitarnya

Paramitha Tedja Trisnaning, Fatimah Fatimah

Abstract

Bagian timur–selatan kaki Gunung Ungaran, Jawa Tengah dikenal sebagai daerah prospek panasbumi dengan manifestasi panasbumi matair hangat – panas. Masyarakat maupun pemerintah setempat, memanfaatkan manifestasi tersebut sebagai area wisata ataupun pemandian/kolam air panas yang dapat dijumpai di area wisata Candi Gedongsongo, Diwak, Derekan, Kaliulo, dan Banaran. Manifestasi matair panas muncul di permukaan dengan suhu dan karakteristik yang berbeda. Hal ini dimungkinkan karena adanya perbedaan tipe fluida hidrotermal, sehingga menarik dilakukan penentuan tipe fluida hidrotermal berdasarkan kandungan anionnya—Cl-, SO42-, dan HCO3-. Fluida hidrotermal muncul di permukaan sebagai air alkali klorida, air asam sulfat, air asam sulfat–klorida, dan air bikarbonat. Hasil analisis konsentrasi anion pada ke-lima lokasi, menunjukkan konsentrasi Cl- tertinggi ± 4.475 ppm dijumpai pada matair panas Diwak dengan konsentrasi HCO3- 127 – 500 ppm dan SO42- relatif rendah. Tipe fluida hidrotermal mataair panas Gedongsongo, Derekan, Kaliulo, dan mataair Banaran berupa Air Bikarbonat, serta mataair panas Diwak berupa Air Klorida.

Keywords

Ungaran; Diwak; fluida hidrotermal

References

Kusumadinata, K., Hadian, R., Hamidi, S.,and Reksowirogo, L. D., “Data dasar gunungapi Indonesia”, Direktorat Vulkanologi, Bandung, 820., 1979

M. Nukman, “Overview of Gedongsongo Manifestations of the Ungaran Geothermal Prospect, Central Java, Indonesia: a preliminary account”, Proc. 34 Workshop on Geothermal Reservoir Engineering, Stanford: Stanford University, 2009.

T.L.R. Astuti dan Ev. Budiadi, “Geochemical of Soil at Gedongsongo Geothermal Prospect Area”, Pros. Seminar Nasional RETII XII, Yogyakarta: ITNY, 2017.

Thanden, R. E., Sumadiredja, H., Richards, P. W., Sutisna, K., and Amin, T. C. ,”Peta Geologi Lembar Magelang dan Semarang, Jawa, skala 1: 100.000”, Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi, Bandung, 1996

K. Nicholson, “Geothermal Fluids Chemistry and Exploration Techniques”, Berlin: Springer, 1993.

B. Setiawan and D. Purnomo, “Validasi Metode HPLC untuk Analisis Sulfit Pada Pembuatan Kandidat SRM NA2ZRO3”, Pros. Seminar Penelitian dan Pengelolaan Perangkat Nuklir, Yogyakarta: BATAN, 2012, hal 18 – 22.

R.W. Van Bemmelen, “The Geology of Indonesia, Vol 1A, Netherland: Martinus Nijhoff, The Hague, 1949.

Jenian Marin, “Studi Geomorfologi Gunung Api Dan Petrogenesa Batuan Untuk Memahami Evolusi Vulkanotektonik Pada Gunung Ungaran, Provinsi Jawa Tengah”, Proceeding, Seminar Nasional Kebumian Ke-8 Academia-Industry Linkage 15-16 OKTOBER 2015; GRHA SABHA PRAMANA.

F. Fatimah, “ANALISIS POTENSI PANAS BUMI DENGAN METODE GEOMAGNET DI DAERAH GEDONG SONGO UNGARAN JAWA TENGAH,” Angkasa: Jurnal Ilmiah Bidang Teknologi, vol. 10, no. 1, p. 9, May 2018.

Y. E. Sugiharto, “The Ungaran geothermal field,” Proc. Indon Petrol. Assoc., 31st Ann. Conv, 2007

Article Metrics

Abstract view: 39 times
Download     : 4   times

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.